aku adalah seorang tunanetra yang baru belajar ngeblog. sebenarnya mungkin telat karena di usia menjelang 30 ini aku baru mau belajar, sementara teman-teman sesama tunanetra yang lain sudah banyak yang sukses dalam dunia blog bahkan web. tapi buatku tidak ada kata terlambat jika kita sungguh-sungguh ingin mempelajari sesuatu. yang penting harus tekun dan sabar sebab segala sesuatu di dunia ini ada waktunya.
saat ini aku bekerja di sebuah balai percetakan braille di kota Cimahi, Jawa Barat. balai ini memang khusus mencetak buku-buku dalam huruf braille untuk didistribusikan kepada kaum penyandang cacat netra di seluruh Indonesia baik secara individu maupun secara institusional. karena sehari-harinya aku bertugas mengumpulkan bahan bacaan dari internet yang kira-kira bermanfaat dan digemari oleh teman-teman tunanetra, maka semakin lama aku semakin tertarik untuk mencoba tantangan baru di dunia blog/web. menurut beberapa teman sesama tunanetra, yang namanya ngeblog itu sangat sulit, apalagi dalam hal mendesainnya karena belum dapat diakses oleh fasilitas screen reader yang tentunya merupakan bagian terpenting bagi seorang tunanetra dalam mengakses komputer dan internet. terbatasnya kemampuan screen reader itulah yang sempat membuatku ragu untuk memasuki dunia web/blog. namun karena rasa penasaran yang semakin lama semakin tak terbendung, akhirnya kucoba juga, dan ternyata memang sangat sulit tetapi menarik dan menantang. memang ada beberapa hal yang mau tidak mau aku harus meminta tolong kepada orang-orang yang bermata awas untuk melakukannya karena keterbatasan screen reader yang kugunakan, dalam hal ini JAWS (Job Access With Speech), tetapi selebihnya bisa aku lakukan sendiri.
http://id.wikipedia.org/JAWS_(pembaca_layar)
sambil terus belajar dari berbagai tutorial blog yang kuperoleh di internet, aku pun terus berusaha untuk tekun memposting setiap hari. meski di sela-sela kesibukanku di kantor, aku tetap berusaha mencuri waktu untuk mengelola blog ini. sering aku mendapat teguran dari atasanku karena terlihat sangat betah duduk berjam-jam di depan komputer. (aneh ya)??? hahahaha… kok yang bukan urusannya diurusin juga??? hahaha… tapi tak apalah, yang penting kan kerjaanku beres. hahaha, kok jadi ngelantur nih?
ok sebelum aku akhiri tulisan ini, terlebih dulu terima kasih yang sebesar-besarnya aku berikan kepada rekan-rekan bloger senior yang sudah dengan suka rela menyediakan petunjuk-petunjuk yang sangat bermanfaat bagi para pemula, khususnya aku. semoga pahalanya berlipat kali ganda. selamat membaca postingan-postingan di blog ini, semoga dapat menciptakan comfort zone di hati teman-teman semua. (maaf kalau banyak yang copas) hahaha…

July 29 2013

sudah hampir dua bulan aku berada di Adelaide, South Australia. keberadaanku di sini tentu bukan karena iseng saja — meski banyak sekali tindakanku yang menggunakan alasan itu. aku di sini dalam rangka mencari ilmu dan jati diri. ke mana hilangnya barang-barang tersebut sehingga perlu dicari? hahahaha… tidak perlu dijawab, aku sendiri terlalu bodoh untuk bisa menjawabnya. ada suatu masa dalam hidup kita di mana sesuatu yang kita alami tidak mampu dijelaskan dengan teori atau analisis ilmiah apapun. itulah kira-kira yang bisa membuatku ada di sini saat ini. hanya ada satu atau dua kata saja yang kupikir layak untuk mendeskripsikannya: ‘keberuntungan’, atau istilah yang lebih religius disebut ‘anugerah’, that’s it. ya, cuma dua kata itu yang menurutku pantas dipakai untuk merepresentasikan kejadian tak terduga ini. setahun yang lalu aku dinyatakan lulus untuk mendapatkan beasiswa S2 dari Aus Aid, dan karena itulah bulan lalu, tepatnya tgl 6 Juni, aku berangkat meninggalkan Indonesia. mengapa aku menyebutnya sebagai ‘keberuntungan’? karena sebenarnya bahasa Inggrisku bisa dikatakan pas-pasan. selama hampir dua bulan di sini, sangat sering aku misinterpret pembicaraan orang. meski sudah kuminta untuk mengulanginya, tetap saja aku tak paham. temans, jangan pernah lelah mendoakan saya ya… dua tahun akan saya lewati di negeri orang dan siapa yang tahu apa yang akan terjadi kemudian? satu yang bisa kupastikan adalah semuanya akan indah pada waktunya. ohya, bukan satu saja, masih ada lagi: blog ini akan tetap eksis untuk mewarnai hidup para temans sekalian. hahahaha… namanya warna, ada yang cerah, ada yang buram bukan? semoga meski dalam keburaman, comfort zone akan selalu tercipta di hati temans semua saat mengunjungi blog ini. terima kasih
God bless us!