sudah sejak beberapa tahun yang lalu saya mendengar tentang kepopularan Susan Boyle sebagai sosok yang sangat inspiratif namun saat itu entah kenapa saya belum tertarik untuk menyimak lagu-lagunya. Saya berpendapat bahwa mungkin orang-orang hanya kagum karena kondisinya yang menurut artikel yang pernah saya baca, mengidap gangguan mental. Jadi mungkin sebenarnya vocalnya hanya sedikit di atas standard tetapi masyarakat terhanyut dengan situasi yang dialami oleh artist ini. Akan tetapi beberapa bulan yang lalu ketika saya menjelajahi Youtube tanpa tujuan, saya coba searching lagunya yang terkenal yakni “I dreamed a Dream”. Tahukah apa yang terjadi selanjutnya? Mendengarkan ia bernyanyi, saya tak puas hanya satu kali. Saya ulang lagi dan coba mencari lagu-lagunya yang lain. Suaranya memang luar biasa! Sangat menggetarkan! Untuk itu kali ini saya tak bisa lagi menunda untuk menerjemahkan lirik lagu itu dan mempersembahkannya kepada seluruh pembaca blog ini, khususnya bagi yang sedang terpuruk dan putus asa.

I dreamed a dream in time gone by
(pernah kubermimpi di masa yang telah berlalu)
When hope was high and life worth living
(akan harapan demi memiliki kehidupan yang bermakna)
I dreamed that love would never die
(impianku akan cinta kasih yang tak pernah mati)
I prayed that God would be forgiving
(aku berdoa semoga Tuhan memaafkan)

Then I was young and unafraid
(dahulu aku muda dan pemberani)
And dreams were made and used and wasted
(dan mimpi-mimpi itu telah terwujud namun tersia-siakan)
There was no ransom to be paid
(saat itu tak ada harga yang harus dibayar)
No song unsung, no wine untasted
(tak ada lagu yang tak dilantunkan, tak ada anggur yang tak tercicipi)

But the tigers come at night
(tetapi harimau-harimau bermunculan di waktu malam)
With their voices soft as thunder
(dengan suara yang lembut namun menggelegar)
As they tear your hopes apart
(saat mereka menghancurkan harapan-harapanmu)
And they turn your dreams to shame
(dan mengubah mimpi-mimpimu menjadi aib)

Still I dream he’d come to me
(masih saja aku bermimpi dia akan datang padaku)
And we would live the years together
(dan kami akan hidup bersama sepanjang usia)
But there are dreams that cannot be
(namun ada mimpi-mimpi yang tak mampu kita wujudkan)
And there are storms we cannot weather
(ada badai yang tak mampu kita lewati)

I had a dream my life would be
(aku berharap hidupku nanti akan)
So different from this hell I’m living
(jauh berbeda dari hidupku sekarang yang bagai di neraka)
So different now from what it seemed
(sungguh berbeda dari apa yang Nampak sebelumnya)
Now life has killed the dream I dreamed
(kini mimpi itu telah mati dan berganti dengan hidup yang sesungguhnya)

supaya lebih pas, silakan nonton videonya yang selalu membuat saya terharu dan bangga di