Kembali sebuah lirik lagu inspiratif akan saya hadirkan di sini. Lagu ini seringkali saya dengar di televisi, sebagai backsound dalam acara yang menayangkan betapa parahnya penderitaan umat manusia yang dilanda bencana alam. Saya jadi penasaran, mengapa selalu lagu ini yang dipilih. Setelah saya menyimak lirik-liriknya, ternyata memang sangat sesuai dengan kondisi yang digambarkan dalam acara-acara tersebut. Dalam lirik-lirik lagu ini, berulang kali ditemukan kata “hang on” dan “hold on” yang kurang lebih artinya “pertahankan” dan “bertahan”. Tentunya lirik-lirik inspiratif ini ditujukan kepada mereka yang sedang terlindas bencana, apalagi yang sama sekali tak terduga sebelumnya. Mungkin ada juga di antara kita yang sedang mengalami ‘bencana’? Mungkin bukan bencana alam… Boleh jadi bencana sosial, atau bencana batin. Apapun itu, coba simak lirik lagu ini, semoga dapat membangun comfort zone dalam situasi terburuk Anda saat ini. Haahahaha… *maksa banget ya* Langsung disimak aja ya!

When your day is long and the night, the night is yours alone,
(ketika siang-siangmu sangat panjang dan malammu, malammu sepi)
When you’re sure you’ve had enough of this life, well hang on
(ketika kaumerasa telah berkecukupan dalam hidup, ya, pertahankan itu!)
Don’t let yourself go, ’cause everybody cries n everybody hurts sometimes
(jangan biarkan dirimu terpuruk, sebab semua orang pasti pernah menangis dan semua orang pasti pernah terluka)

Sometimes everything is wrong. Now it’s time to sing along
(terkadang semuanya Nampak salah, namun kini saatnya untuk bernyanyi)
When your day is night alone, *hold on, hold on*
(kala siang dan malammu teramat sunyi, *bertahanlah, bertahanlah)
If you feel like letting go, *hold on*
(jika kaumerasa terabaikan , bertahanlah)
If you think you’ve had too much of this life, well hang on
(jika kaumerasa telah memiliki terlalu banyak dalam hidup ini, pertahankanlah)

‘Cause everybody hurts. Take comfort in your friends
(sebab semua orang pernah terluka. Rasakan kenyamanan dalam persahabatanmu)
Everybody hurts. Don’t throw your hand. Oh, no. Don’t throw your hand
(semua orang pernah terluka. Jangan putus asa. Oh tidak, tidak. Jangan putus asa)
If you feel like you’re alone, no, no, no, you are not alone
(jika kaumerasa sendirian, oh tidak, tidak, tidak, kau tak sendirian)

If you’re on your own in this life, the days and nights are long,
(jika kau sendirian, siang dan malammu begitu sepi)
When you think you’ve had too much of this life to hang on
(saat kaupikir terlalu banyak yang harus dipertahankan dalam hidup ini)

Well, everybody hurts sometimes,
(ya, semua orang pasti pernah terluka)
Everybody cries. And everybody hurts sometimes
(setiap orang pasti pernah menangis. Dan semua orang pasti pernah terluka)
And everybody hurts sometimes. So, hold on, hold on
(semua orang pernah terluka. Maka bertahanlah, bertahanlah)
Hold on, hold on, hold on, hold on, hold on, hold on
(bertahanlah, bertahanlah, bertahanlah, bertahanlah, bertahanlah, bertahanlah)
Everybody hurts. You are not alone
(semua orang pernah terluka. Kau tak sendiri)