Hai semuanya…! Bagaimana rasanya jika kita dituntut untuk menjadi “orang lain”? Sungguh menyedihkan bukan? Terkadang lingkungan memaksa kita “berpura-pura” menjadi orang lain yang mereka senangi, dan celakanya, kita tak mampu melawan arus itu karena tak ingin kehilangan tempat terbaik di hati mereka. Sebenarnya kita sama sekali tak berniat menjadi pribadi yang munafik, tetapi terkadang ada lingkungan yang tanpa mereka sadari telah memaksa kita “bersembunyi”. Apakah kita bisa menyenangkan semua orang? Jangan pernah mencobanya, karena sudah pasti akan gagal! Sebab itu, berusahalah menjadi diri sendiri, belajarlah mendapatkan tempat yang kauinginkan tanpa “bersembunyi”! Memang sulit, namun teruslah berjuang sampai cermin itu berbicara!
Berikut ini sebuah lirik lagu yang sangat inspiratif dan merupakan jeritan hati seseorang yang sedang mengalami kondisi seperti yang terlukis di atas. Mungkin ada yang bernasib sama…? Silakan nyanyikan dengan sepenuh hati lirik demi lirik di bawah ini ya…!

Look at me,
(lihatlah aku)

You may think you see who I really am
(mungkin kaumenyangka sedang melihat siapa sebenarnya aku)

but you’ll never know me
(tapi kau tak pernah mengenalku)

everyday, its as if i play a part
(setiap hari, ketika aku seolah-olah memainkan suatu bagian)

Now i see, if I wear a mask
(kini aku mengerti, aku sedang memakai topeng)

I can fool the world
(aku mampu membodohi dunia)

But I cannot fool my heart
(namun aku tak dapat membodohi hatiku)

Who is that girl I see,
(siapa gadis yang kulihat itu?)

Staring straight back at me.
(membelalak balik kepadaku)

When will my reflection show Who I am inside.
(saat refleksiku memperlihatkan jati diriku yang sebenarnya)

I am now,
(kini aku)

in a world where I have to hide my heart,
(dalam sebuah dunia di mana seharusnya kusembunyikan hatiku)

and what I believe in.
(dan apa yang kupercayai)

But somehow I will show the world,
(tapi bagaimanapun juga aku akan menunjukkan pada dunia)

whats inside my heart,
(apa yang ada dalam hatiku)

and be loved for who I am.
(dan dicintai sebagaimana adanya diriku)

Who is that girl I see?
(siapa gadis yang kulihat itu?)

staring straight back at me.
(membelalak balik padaku)

Why is my reflection someone I dont know?
(mengapa refleksiku menunjukkan seseorang yang tak kukenali?)

must I pretend that i’m?
(haruskah aku berpura-pura bahwa itu aku?)

someone else for all time,
(menjadi orang lain setiap waktu)

when will my reflection show who I am inside.
(saat refleksiku memperlihatkan jati diriku)

There’s a heart that must be free to fly,
(sebuah hati harus terbang bebas)

That burns with the need to know the reason why.
(yang terbakar oleh kebutuhan untuk mengetahui sebuah alas an)

Why must we all conceal?
(mengapa kita harus menyembunyikan)

what we think,
(apa yang kita pikirkan)

how we feel.
(bagaimana perasaan kita)

Must there be A secret me i’m forced to hide.
(haruskah ada rahasia yang terpaksa kusembunyikan?)

I won’t pretend that i’m,
(aku tak akan berpura-pura tentang diriku)

someone else for all time.
(menjadi orang lain setiap waktu)

When will my reflection show Who I am inside.
(saat refleksiku memperlihatkan jati diriku)

When will my reflection show Who I am inside.
(saat refleksiku menunjukkan jati diriku)

About these ads